DANA TUNAI CIKARANG MANDIRI

Pinjaman Uang Gadai Jaminan Sertifikat Rumah, Jaminan BPKB Motor dan Jaminan BPKB Mobil.

DANA TUNAI JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH MELALUI CIKARANG MANDIRI

Pinjaman Uang Gadai Jaminan Sertifikat Rumah Bunga Rendah Melalui Dana Tunai Cikarang Mandiri.

DANA TUNAI JAMINAN BPKB MOTOR CIKARANG MANDIRI

Pinjaman Uang Gadai Jaminan BPKB Motor Syarat Mudah Melalui Dana Tunai Cikarang Mandiri.

DANA TUNAI JAMINAN BPKB MOBIL CIKARANG MANDIRI

Pinjaman Uang Gadai Jaminan BPKB Mobil Proses Cepat Melalui Dana Tunai Cikarang Mandiri.

Dana Tunai Cikarang Mandiri

Dana Tunai Cikarang Mandiri Melayani Pinjaman Uang Jaminan Sertifikat Rumah Bunga Rendah di Cikarang

Dana Tunai Jaminan Sertifikat Rumah Bekasi, Tambun,Cibitung dan Cikarang Pinjaman dengan proses sangat mudah jaminan sertifikat rumah...

Minggu, 01 April 2018

Mau Usaha Tapi Modal Terbatas? Coba Saja Ajukan Kredit Pinjaman Modal Usaha

Selain ide dan strategi bisnis, Anda pun harus mempersiapkan ketersediaan modal untuk memulai usaha. Sayang, tidak semua orang memiliki dana yang cukup untuk memulai usaha baru, hingga akhirnya mengajukan Pinjaman Modal Usaha pada bank kerap dijadikan solusi.
Memang tidak masalah mengajukan pinjaman modal untuk mulai berbisnis, bahkan kini banyak bank dan lembaga keuangan yang menyediakan jasa seperti ini dengan tawaran promosi yang menggiurkan, seperti tenor panjang, dan bunga rendah.

Tapi sebelum itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mengatamasi salah kekurangan modal dalam bisnis, diantaranya :

  1. Kembangkan Pola Pikir Ala Entrepreneur
Sebelum memutuskan mencari dana untuk modal usaha, hal pertama yang harus dikembangkan adalah, pola pikir seorang wirausahawan. Bagaimanapun juga, tanpa pola pikir ini Anda mungkin akan kesulitan untuk mengembangkan, bahkan untuk mengembalikan modal usaha yang sudah dipinjam.
Pola pikir ini berlaku bagi siapa saja, termasuk bagi seorang karyawan atau ibu rumah tangga yang ingin terjun ke dunia bisnis, atau buat Anda lulusan kuliah yang ingin langsung berwiraswasta. Bagi calon pegusaha, pola pikir ini merupakan modal awal terpenting selain ketersediaan modal.

Seperti apa sih pola pikir seorang entrepreneur itu?
Secara garis besar, sesemorang yang sudah memiliki pola pikir entrepreneur umumnya akan menghindari hal-hal negatif yang bisa menghambat langkah dalam berbisnis. Misalnya, merasa diri kurang pintar, mudah dipengaruhi orang lain, gampang menyerah, terlalu mudah puas dan lainnya.
 
  1. Miliki Rencana Bisnis
Selanjutnya, pastikan Anda sudah punya rencana bisnis yang matang. Pasalnya, rencana bisnis (baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang), merupakan salah satu modal terpenting untuk membangun usaha.
Rencana bisnis sendiri berisi tentang analisis terkait langkah yang akan Anda ambil ketika memulai berbisnis, seperti strategi promosi, analisis pasar, pemilihan sumber daya manusia dan penempatannya, rencana pengembangan usaha jangka panjang dan persiapan risiko yang mungkin akan dihadapi.
Rencana bisnis ini sebaiknya dibuat secara mendetil, termasuk dalam mempersiapkan sumber Pinjaman Modal Usaha yang akan Anda ambil. Selain itu, rencana bisnis pun bisa digunakan sebagai persiapan penarik ketika Anda ingin mengajukan proposal pada investor atau mitra bisnis.

  1. Temukan Mitra Bisnis Yang Sejalan
Tidak hanya sebagai sumber sharing, rekan bisnis yang sejalan bisa Anda tempatkan dalam beberapa posisi, misalnya jadi pelanggan pertama dalam usaha Anda, menjadi supplier bahkan bisa juga masuk dalam daftar pemberi tambahan modal.
Tidak hanya itu, rekan bisnis yang sejalan pun bisa Anda manfaatkan sebagai sarana promosi untuk memperluas pasar. Misal, dengan memanfaatkan reputasi mitra bisnis untuk meyakinkan calon konsumen atau investor, dan lainnya.

  1. Mulailah Dari Usaha Sampingan
Jika Anda termasuk orang yang tidak ingin mengambil risiko, memulai bisnis bisa dijalankan lewat usaha sampingan. Misal, sambil bekerja Anda bisa membuka ritel online, membuka pesanan kue dan lainnya. Setelah bisnis mulai berjalan, baru Anda bisa menentukan untuk tetap dijadikan sampingan atau bisnis ini diolah jadi sesuatu yang lebih serius.
Nah, saat diputuskan untuk jadi sesuatu yang serius, jangan lupa untuk mempersiapkan rencana jangka jangka panjang, menengah dan jangka pendek. Dari sini, Anda pun bisa mulai memikirkan untuk memaksimalkan pelayanan dengan membuka kios atau ritel offline.
Untuk sumber dananya sendiri, Anda bisa memanfaatkan program Pinjaman Modal Usaha yang diberikan oleh bank atau lembaga keuangan tertentu. Selamat mencoba!
Share:

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.